Arsenal dan Everton Bersaing Demi Dapatkan Isco

Arsenal dan Everton Bersaing Demi Dapatkan Isco Dua tim Liga Premier, Arsenal dan Everton, bersaing untuk mendapatkan tanda tangan playmaker Real Madrid Isco Alarcón. Pembalap Spanyol itu dikabarkan akan segera pindah dari Los Blancos karena tidak masuk dalam rencana Carlo Ancelotti untuk musim depan.

Arsenal dan Everton Bersaing Demi Dapatkan Isco

bradleychubbjersey – Menurut laporan dari AS Journal, Selasa (27/7/2021), dua klub Liga Inggris, Arsenal dan Everton, sedang memantau pemain berusia 29 tahun itu. NS. Pasalnya, kontrak Isco akan habis pada Juli mendatang. di depan. Mau tidak mau, Madrid harus menjualnya musim ini dengan menurunkan harga menjadi 15 juta euro atau setara dengan 256 miliar rupee.

Tim Meriam London menjadi calon kuat klien Isco di Santiago Bernabeu. Mikel Arteta dikabarkan ingin memperkuat lini tengahnya untuk berlaga di Liga Inggris musim depan.

Baca Juga : Chelsea Jual 3 Pemain Demi Erling Haaland

Kembalinya Martin Odegaard ke Real Madrid setelah dipinjamkan selama satu musim di Arsenal membuat Isco mengisi posisi yang kosong tersebut. Namun, ia harus bersaing, bahkan dengan pemain muda seperti Emile Smith Rowe.

Sementara itu, Everton termasuk menyimpan minat pada Isco sebagai pemain baru untuk musim depan. Namun, sejauh ini niat tersebut dipendam Everton karena James Rodriguez dikabarkan ingin bertahan. Meski awalnya dikabarkan ingin kembali ke Madrid bersama Ancelotti.

Isco memakai seragam Madrid darinya. 2013. Telah tampil di berbagai kompetisi. Sebanyak 335 pertandingan dengan 51 gol dan 56 assist serta menyumbang 17 trofi untuk Los Blancos.

Namun pada musim 2020-2021 bersama Zinedine Zidane, Isco hanya mencatatkan 25 pertandingan di semua kompetisi, lebih dari satu dari bangku cadangan. Statistik lainnya, ia hanya melesakkan dua assist musim itu. Hasilnya berasal dari kurangnya menit bermain Isco selamanya menjelang awal.

Baca Juga : Barcelona Sudah Siap tuk Lepaskan Griezmann

Madrid, termasuk, dikabarkan membutuhkan dana untuk merekrut pemain di bursa transfer. Makanya disebut-sebut mereka menjual Isco yang sudah tidak mau lagi di Madrid atau tidak cocok dengan skema Carlo Ancelotti.